Bisnis.com, JAKARTA – Aktivitas investasi properti komersial di Asia Pasifik mencatatkan penurunan sebesar 23% secara tahunan pada kuartal III/2023. Seiring hal tersebut, saham-saham emiten properti terpantau melemah pada hari ini, Senin (20/11/2023).
Berdasarkan data dan analisis konsultan real estate global JLL investasi properti di Asia Pasifik turun 23% year-on-year (YoY) menjadi US$21,3 miliar. Hal ini seiring berlanjutnya kontraksi tajam pada volume investasi di sektor perkantoran dan ritel.
CEO Asia Pacific Capital Markets, JLL Stuart Crow mengatakan para investor…