Jakarta, CNBC Indonesia – Harga batu bara kembali terkoreksi setelah sempat berada di zona hijau. Pelemahan ini terjadi seiring dengan permintaan batu bara termal di Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan yang mungkin mengalami penurunan dalam beberapa tahun ke depan akibat target net-zero yang ketat di wilayah tersebut dan pasokan bahan bakar alternatif yang lebih baik untuk pembangkit listrik.
Menurut data dari Refinitiv, pada perdagangan Rabu (14/02/2024), harga batu bara ICE Newcastle kontrak Maret ditutup di angka US$ 123,4 per ton atau turun 0,48%. Harga batu bara…