{"id":6470,"date":"2024-04-03T16:44:53","date_gmt":"2024-04-03T16:44:53","guid":{"rendered":"https:\/\/asiana.network\/asia-selatan-memiliki-polusi-terburuk-di-dunia\/"},"modified":"2024-04-03T16:44:53","modified_gmt":"2024-04-03T16:44:53","slug":"asia-selatan-memiliki-polusi-terburuk-di-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/asiana.network\/id\/asia-selatan-memiliki-polusi-terburuk-di-dunia\/","title":{"rendered":"Asia Selatan Memiliki Polusi Terburuk di Dunia"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong>ASIA<\/strong> Selatan mempunyai polusi terburuk di dunia secara keseluruhan setelah dipantau oleh kelompok iklim Swiss dan IQAir. Dalam laporannya Pakistan dan India berada di peringkat belakang.<\/p>\n<p>Dikutip dari <a href=\"https:\/\/www.aljazeera.com\/news\/2024\/4\/2\/why-does-south-asia-have-the-worst-air-pollution-in-the-world\">Aljazeera.com<\/a>, laporan tersebut menemukan bahwa kualitas udara yang buruk di Asia Selatan seringkali disebabkan oleh tempat pembakaran batu bata dan emisi industri lainnya.<\/p>\n<p>Pembakaran sampah plasik dan asap kendaraan juga berkontribusi terhadap memburuknya kualitas udara.<\/p>\n<p>Selain itu, kualitas udara yang sangat buruk juga karena pembakaran biomasa atau pembakaran kayu atau limbah tanaman untuk&#8230;<\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/chanelmuslim.com\/berita\/asia-selatan-memiliki-polusi-terburuk-di-dunia\">Tautan sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ASIA Selatan mempunyai polusi terburuk di dunia secara keseluruhan setelah dipantau oleh kelompok iklim Swiss dan IQAir. Dalam laporannya Pakistan dan India berada di peringkat belakang. Dikutip dari Aljazeera.com, laporan tersebut menemukan bahwa kualitas udara yang buruk di Asia Selatan seringkali disebabkan oleh tempat pembakaran batu bata dan emisi industri lainnya. Pembakaran sampah plasik dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[461,464,4,204],"tags":[],"class_list":["post-6470","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-south-east-asia-id","category-energy-id","category-energy","category-south-east-asia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/asiana.network\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6470","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/asiana.network\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/asiana.network\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiana.network\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiana.network\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6470"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/asiana.network\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6470\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/asiana.network\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6470"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiana.network\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6470"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiana.network\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6470"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}