Jakarta – Investasi properti di Asia Pasifik turun 22% (YoY) menjadi US$ 21,3 miliar atau sekitar Rp 331,2 triliun (kurs Rp 15.550) pada kuartal-III 2023. Hal ini merupakan angka kuartalan terendah yang tercatat sejak kuartal-II 2010.
Menurut data dan analisis oleh konsultan real estat global, Jones Lang LaSalle (JLL), turunnya investasi properti di Asia Pasifik menjadi US$ 21,3 miliar seiring dengan berlanjutnya kontraksi tajam pada volume investasi di sektor perkantoran dan ritel. Sementara itu, untuk sektor industri & Logistik dan sektor hunian &…