Bisnis.com, JAKARTA – Tim ilmuwan Internasional menyatakan suhu panas ekstrem di Asia bulan lalu terjadi akibat dampak dari perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia.
Melansir Reuters, Rabu (15/5/2024), Ahli iklim dari kelompok World Weather Attribution mengatakan dalam sebuah laporan bahwa miliaran orang di seluruh benua Asia terkena dampak dari suhu yang memecahkan rekor selama bulan April.
Sekolah-sekolah terpaksa ditutup, tanaman-tanaman rusak dan ratusan orang meninggal akibat penyakit-penyakit yang berhubungan dengan suhu panas
Myanmar, Laos dan Vietnam…